5 Sistem Operasi Selain Windows

Sistem Operasi

Sebagai pengguna komputer/laptop saat ini sudah tidak asing dengan sistem operasi. Sistem operasi adalah sebuah perangkat lunak yang sangat penting peranannya dalam komputer karena memiliki peran untuk menjembatani antara komputer dengan manusia itu sendiri, tanpa sistem operasi komputer tidak akan berjalan dan dapat digunakan oleh manusia.

Saat ini orang-orang khusunya di Indonesia mengenal sistem operasi hanya sistem operasi buatan Microsoft yaitu Windows, bisa dibilang hampir semua orang mengenal bahkan menggunakannya di komputer mereka.

Padahal di dunia komputer ada banyak sistem operasi yang digunakan dan dipasarkan di seluruh dunia selain dari Windows itu sendiri. Apa saja sistem operasi selain windows, mari kita cari tahu beberapa sistem operasi selain Windows melalui tulisan ini.

1. UNIX

Sebelum ada Windows, banyak komputer di dunia ini menggunakan sistem operasi UNIX. Ditemukan sekitar tahun 70an, UNIX adalah sistem operasi yang digunakan untuk mengoperasikan workstation dan server dengan program portable, multi tasking, dan multi-user.

UNIX menjadi sistem operasi dasar untuk sebuah komputer yang ada dan dengan perkembangan yang ada menjadi basis dari beberapa pengembangan sistem operasi lainnya.

2. Linux

Setelah kemunculan UNIX pada tahun 70an, muncul sistem operasi Linux sekitar tahun 90an. Linux adalah salah satu sistem operasi turunan dari UNIX yang dikembangakan oleh mahasiswa finlandia bernama Linus Torvalds pada tahun 90an. Linux awalnya merupakan turunan dari MINIX (bagian dari UNIX) yang berkembang dan saat ini Linux sudah menggunakan tampilan berbasis grafis/GUI.

Yang membedakan linux dengan yang lainnya ialah penggunaannya yang gratis karena sifatnya open source (dapat dikembangan siapapun secara bebas tanpa melanggar hak cipta). Banyak jenis linux yang tersebar di pasaran saat ini, seperti Debian, Ubuntu, RedHat, CentOS, Fedora, Open SUSE, dan lain sebagainya. Kebanyakan linux lebih digunakan untuk server karena kehandalan dan kekebalannya terhadap serangan virus.

3. Mac OS

Sistem operasi ekslusif hanya untuk produk keluaran Apple ini digunakan hanya untuk komputer Mac, iMac, Macbook, dan produk sejenis. Mac OS adalah sistem operasi yang khusus dibuat untuk kebutuhan komputer keluaran Apple saja. Mac OS menggunakan antarmuka grafis dan tidak kompatibel dengan komputer selain dari apple inc (misal komputer windows).

Mac OS berkembang hampir bersamaan dengan Windows dan sekarang sudah mencapai versi Mac OS X seri Sierra dan Mojave yang dikeluarkan tahun 2016 dan 2018. Keunggulan dari MacOS ialah performa grafis yang mumpuni dan cocok untuk anda yang menyukai desain dan rendering video.

4. Chrome OS

Bila MacOS adalah sistem operasi khusus untuk komputer Apple saja, maka Google juga meluncurkan sistem operasi ‘pesaing’ dari Mac OS yaitu Chrome OS. Chrome OS hanya bisa dipakai pada komputer dengan spesifikasi khusus google yang disebut chromebooks. Sistem operasi ini menggunakan sistem cloud dan online system sehingga memiliki sedikit aplikasi dan desktop yang berbeda di dalamnya.

5. ReactOS

ReactOS merupakan sistem operasi yang bebas digunakan, sistem operasi ini bersifat open source yang dibangun dengan fondasi Window NT. Bisa dikatakan bahwa OS ini merupakan versi gratis dari Windows NT. Sehingga bisa pada OS ini bisa memasang semua aplikasi dan driver Windows.

ReactOS memiliki kode yang sama dengan Wine project, jadi Anda bisa menjalankan berbagai aplikasi Windows di sistem operasi Linux.

Sebenarnya masih banyak jenis sistem operasi yang dikembangkan untuk komputer, namun dari semua itu, sistem operasi di atas memiliki reputasi yang cukup tinggi di dunia komputer. Setiap sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing yang disesuaikan pula dengan perangkatnya.

Dari tulisan ini dapat anda ketahui bahwa sistem operasi bukan hanya soal Windows namun banyak jenisnya dan jika anda berminat & memerlukannya, bisa memasangnya di komputer anda.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here