Apa sih sebenarnya LGBT, Pantaskah LGBT Legal di Indonesia ?

0
Image By Darkroom Baltimoresun
Image By Darkroom Baltimoresun

Permasalahan soal LGBT ini sedang marak diperbincangkan, khususnya di Indonesia. Sah-sah saja sih jika LGBT diperbolehkan di sebuah negara yang menganut Liberal, tapi tidak untuk di Indonesia. Indonesia saat ini termasuk negara yang mengutamakan nilai, norma, dan masih kental soal agama. LGBT merupakan sesuatu yang sangat tabu, mayoritas warga Indonesia pasti terkesan jijik soal topik yang satu ini.

Bayangkan saja, Tuhan menciptakan 2 gender untuk berpasangan dengan lawan jenis. Tapi mereka kaum LGBT malah melawan kodrat Tuhan dan beralasan bahwa semua ini tentang gaya hidup dan HAM. Dipikir saja sih ya sob, jika semua manusia di dunia ini menyukai sesama jenis, maka lama kelamaan ras manusia akan hilang dari muka bumi.

Selain itu, LGBT seperti ini banyak menimbulkan tindak kriminal baru setiap harinya. Banyak mereka yang membunuh pasangan karena asmara sesama jenis. Ingat kasus Rian Jombang yang memutilasi pasangan sesama jenisnya ? nah itulah salah satu contohnya sob. Menurut Saung net sih, LGBT ini semacam kelainan Psikologi yang menyebabkan penyimpangan seksual.

Apa sih LGBT ?

Image By IB Times
Image By IB Times

LGBT Merupakan singkatan dari kata Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transeksual. apa artinya ? simak dibawah ini sob :

Lesbian

Lesbian merupakan sebutan untuk perempuan yang mempunyai orientasi seks terhadap sesama perempuan. Istilah ini juga digunakan kepada perempuan yang mencintai perempuan lain entah itu dalam konteks fisik, emosi, spiritual, dan seksual. Lesbian ini sudah ada sejak jaman dulu, dan sangat sulit untuk menghilangkannya. Banyak penyebab menyimpangnya seorang perempuan menjadi lesbian, mulai dari broken home, depresi, bahkan ada juga yang terlahir alami sebagai lesbian. Ada 2 sebutan pada kaum lesbian ini, pertama adalah Butch dan lawannya adalah Femme. Butch sebutan untuk perempuan yang tomboy dan lebih mirip ke si sifat seorang pria, sedangkan femme untuk perempuan lesbian yang feminim.

Gay

Jika Lesbian sebutan untuk perempuan yang menyukai sesama jenis, maka sebutan untuk lelaki yang menyukai sesama jenisnya adalah Gay. Definisnya sama saja dengan Lesbian namun Gay ini sebutan untuk kaum yang biasa kita sebut sebagai Homo. Penyebabnya beragam, namun yang paling banyak terjadi adalah karena faktor lingkungan. So, jika sobat tidak mau menjadi gay maka jauhilah lingkungan Gay. Di luar negeri Gay sendiri biasa dipakai sebagai kata olokan bagi lelaki yang terlihat lemah dan payah.

Baca Juga :  4 Contoh Surat Undangan Orang Tua

Biseksual

Biseksual adalah sebutan bagi mereka yang mempunyai ketertarikan terhadap lawan jenis dan sesama jenis. Ketertarikan tersebut meliputi emosi, fisik juga seksual. Ya bisa dibilang kaum biseks ini terlihat seperti orang normal pada umumnya karena tertarik juga dengan lawan jenis, namun dibalik itu mereka juga punya hasrat terhadap sesama jenis. Intinya mereka hampir sama dengan Lesbian dan Gay namun masih tertarik dengan lawan jenis, gitu lho sob. belibet banget ya wkwkwkwk.

Transseksual

Nah yang satu ini beda lagi sob, Transseksual merupakan orang yang merubah gendernya sendiri. Contohnya ada seorang lelaki, namun dia merasa bahwa jiwanya adalah seorang perempuan. Kemudian dia operasi secara fisik menjadi perempuan, nah itulah yang disebut transseksual. Pokoknya sobat hati-hati deh memilih pasangan, tanya dulu pernah operasi apa belum. Ya meskipun fisiknya sudah jadi perempuan, tapi kalo dulunya laki-laki terus kita nikahin nih. Pasti ada kesannya jelek juga ya kan sob LoL :D.

Apa Makna Bendera Kaum LGBT ?

Image By Wikipedia
Image By Wikipedia

 

Bendera pelangi ini sangat identik dengan kalangan LGBT, ya memang karena itulah bendera mereka. Bendera ini disebut sebut sebagai sebuah simbol sosial dan perdamaian. Warna dari bendera ini merupakan refleksi dari keragaman komunitas LGBT sob. Dan sering dipakai ketika pawai Hak asasi LGBT, pertamakali digunakan di California dan saat ini merambah hingga seluruh dunia.

Perancangnya sendiri merupakan artis asal San Fransisco bernama Francisco Gilbert Baker pada 1978. Jika dilihat dari sejarahnya, rancangan bendera pelangi ini telah  mengalami banyak perubahan dan revisi. Pada 2008, varian paling umum terdiri dari enam strip, dengan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru dan violet. Bendera tersebut umumnya dikibarkan secara horizontal, dengan strip merah di bagian atas, seperti halnya pelangi.

Menurut penuturan mereka, setiap warna dari bendera memeiliki makna tersendiri.

  • Sebuah pita berwarna merah muda terang (mewakili seksualitas) melintang di bagian atas bendera dengan skema asli
  • Merah (yang mewakili kehidupan)
  • Oranye (untuk penyembuhan)
  • Kuning (sinar matahari)
  • Hijau (alam)
  • Turquoise (keajaiban)
  • Indigo (ketenangan)
  • Ungu (semangat) di bagian bawah

Seiring berjalannya waktu Baker kemudian mengurangi warna pada Bendera pertama dengan menghapuskan pita merah muda cerah di bagian atas karena alasan zat warnanya sulit untuk dicari dan kedua adalah warna turquoise dengan alasan simetris, menjadikan pemasangan bendera sebagai banner yang digantung vertikal dari tiang lampu menjadi terlihat aneh.

Baca Juga :  5 Fakta Bahwa dibalik Kemajuan Zaman, Manusia Justru mengalami Kemunduran !
Image By Indonesia Expat
Image By Indonesia Expat

Menurut Penulis pribadi, Fenomena LGBT ini merupakan yang paling besar sepanjang perkembangannya di Indonesia. LGBT mungkin sudah lama sekali berada di negara kita, namun dulu komunitasnya tetap undercover dan tidak mencuat ke mata publik. Tapi kini, dengan alih-alih penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) mereka berani untuk memperjuangkan agar hal tabu yang satu ini legal di Indonesia.

Dampaknya banyak orang yang merasa skeptis akan kabar ini sob, ya memang karena LGBT ini bukanlah hal yang benar entah itu menurut norma dan agama. Bagaimana bisa negara akan melegalkan suatu penyimpangan yang syarat akan hal yang tidak baik. Ditambah dengan Mayoritas warga Indonesia yang beragama Islam, harusnya negara paham langkah apa yang harus diambil. Ya karena Islam merupakan salah satu agama yang mengutuk keberadaan mereka di muka bumi ini.

LGBT sangat tidak pantas untuk di legalkan di Indonesia. Bagaimana bisa, negara yang kental dengan norma dan agama melegalkan hal semacam ini. Selain itu banyak dampak buruk yang akan terjadi jika LGBT diakui eksistensinya. Apa saja dampak buruknya, simak terus artikel ini hingga selesai sob.

Image By American Progress
Image By American Progress

Akan ada Dampak buruk yang pasti terjadi entah itu pada setiap Individu maupun lingkungan yang didiami para LGBT ini. Nah, untuk kali ini kita akan mengupas dampak buruk yang terjadi secara luas saja ya sob :

Penyakit Seksual

Hubungan antara sesama jenis yang memang dari awal sudah tidak sah maka kedepannya tidak akan berjalan mulus sob. Ya karena banyak pihak yang tidak akan merestui mulai dari keluarga, pemerintahan hingga agama. Kedepannya nasib mereka pun tidak akan jelas dan hanya mengikuti hawa nafsu. Banyak kaum LGBT yang gonta ganti pasangan setiap waktu. Nah, hal ini dapat menyebabkan penyakit kelamin seperti HIV/Aids semakin marak penularannya.

Banyak Orang Menjadi Atheis

Kaum LGBT merupakan kaum yang tidak diakui oleh agama apapun yang ada di Indonesia. Ya Logikanya mereka untuk apa berkeyakinan jika yang mereka Imani saja melarang adanya LGBT. So, akhirnya mereka tidak percaya akan adanya Tuhan karena ketidakadilan yang tidak bisa mereka terima lalu beralih menjadi seorang Atheis.

Baca Juga :  Setelah dirilis, Ini dia 4 keistimewaan dari Android Oreo

Dimanfaatkan Para Kapitalis untuk Bisnis

Dilansir dari Lase alwin dot com, dibawah ini adalah tentang bagaimana para kapitalis memanfaatkan situasi LGBT di Indonesia :

  • Para pemilik modal adalah orang yang tidak bahagia dan tidak pernah menemukan makna kehidupan ini. Mereka tidak mengasihi orang lain seperti diri sendiri, malahan menindas orang kecil demi kepentingannya.
  • Aktivitas rutin setiap hari hampir tidak ada (kurang kerjaan) sehingga waktunya dihabiskan untuk melakukan hal-hal yang tidak bermutu dimana salah satunya adalah mendengar dan melihat kisah – cerita tentang LGBT, baik di media online maupun offline (koran, majalah dan yang lainnya).
  • Pengusaha yang serakah menggunakan sistem komputerisasi dan robotika yang lebih merampingkan proses produksi sehingga meminimalisir tenaga kerja. Artinya, tingkat pengangguran terus naik sehingga banyak orang yang tidak ada pekerjaan akhirnya menjual dirinya salah satunya menjadi budak kaum ini.
  • Memaksa seseorang secara halus (aksi penipuan) untuk memuaskan dirinya kepada orang baru (termasuk anak di bawah umur).
  • Menyediakan tempat khusus (pelacuran) bagi kaum ini untuk melampiaskan hawa nafsunya yang sesat.
  • Menjual alat bantu seksual untuk kaum lesbian, gay dan yang lainnya.
  • Membuat film porno untuk kaum LGBT.
  • Mereka yang tidak ada kerjaan ditarik oleh oknum tertentu untuk menjadi seorang Lesbian, gay, biseksual dan transgender (faktor ekonomi).

So, itu dia pembahasan lengkap tentang tanggapan Saung net terhadap Fenomena LGBT di Indonesia. Mari kita tolak wacana Pelegalan LGBT ini bersama-sama, jika perlu buatlah petisi agar kaum LGBT ini menyerah dalam melancarkan niatnya. Semua orang pastinya sudah tahu, bahwa hal ini sangatlah tidak benar. Bahkan mereka kaum LGBT pun beberapa mungkin sadar bahwa LGBT bukanlah hal normal dan tidak pantas untuk diperjuangkan. Bagaimana menurut sobat sekalian ? Setujukah LGBT legal ? semoga saja tidak ya. Oke, semoga artikel ini bermanfaat entah dalam hal pengetahuan maupun hal lainnya. Terima kasih sudah berkunjung dan See you next time sob.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here